Laman

Jumat, 20 September 2013

Sejarah Ilmu Politik

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU POLITIK
(Isjwara, Pengantar Ilmu Politik)

Keadaan ilmu politik dewasa ini

Dengan proklamasi kemerdekaan tanggal 17 agustus 1945 bngsa Indonesia,bangsa Indonesia telah menaruh kehidupan politiknya dalam ytangannya sendiri.politik adalah aalah setiap warga Negara dan karenanya masalah bersama dan apa yang menjadi masalah bersama seyogyanya diputuskan bersama pula.asas inilah yabg merupakan dasar utama dari apa yang sejak zaman yunani purba disebut Negara yang demokratis.

Tidak mengherankan jika sejak zaman yunani purba ilmu politik dipandang   sebagai ‘ the master science”. Induk dari segala ilmu. Satu sifat  khas ari polis-polis yunani ialah sifatnya yang mutlak total, bersifat mutlak totaliter ( tidak dikenal pemisah antara Negara dan masyarakat ‘negara masyarakat’(society state).
 
Kegiatan Negara selalu berada di antara dua ekstrema, yaitu antara totalitarisme seperti di zaman yunani purba dan liberalisme seperti dianut di abad ke-18.dewasa ini kita mengalami suatu peraihan besar-besaran  dari zaman liberalistis ke zaman ynag kolektivistis tau sosialis.beberapa srajana melihat dalam peralihan ini sutu krisis yang meliputi seluruh bidnag kehiduapn manusia.

Menurut prof.vogelin dalam bukunya  “the new science of politics” justru dalam keadaan yang transitoir, dalam keadaan yang tidak stabil, dalam periode revolusioner, ilmu politik nampaknya enderung untuk berkembang dengan pesat. 

Hegel (1770-1831),seorang tokoh aliran idealis jerman, mengemukakan suatu teori yang paling absolute yang pernah dikenal sejak zaman palto sampai Hitler dan Stalin.bagi Hegel Negara adalah essensi kehidupan individu dan menguasai seluruh kehidupan individu di dunia ini.

Dengan falsaat plitiknya yang absolute itu,Hegel mengungkapkan suatu tantangan terhadap konsepsi politik yang liberal, yang pada prinsipnya merupakan konsep kenegaraan yang pluralistis dan relativistis.

Menurut penulis kata pengantar dari buku Unesco dewasa ini di berbagai Negara ,sekarang dikenal lima tipe ilmu politik.yang diperoleh berdasarkan kriterium nasional dari pada hasil-hasil yang telah dikumpulkan.kelima tipe itu adalah ilmu politik amerika-serikat, inggris, perancis, jerman, dan uni soviet.

Dalam hubungan  ini patut dicatat suatu persamaan antara keadaan ilmu politik Indonesia dewasa ini yaitu sama dengan amerika-serikat seabad lalu.menurut  Dr. Bernard Crick salah satu sebab ialah karena ilmu polotik sudah terjelma(gemaniifesteerd) dalam tingkah laku para negarawan amerika-serikat.

Indonesia dewasa ini jelas adalah suatu masyarakat dalam transisi.bahkan suatu masyarakat revolusi.jadi bangsa Indonesia bukan saja bangsa dalam revolusi, tetapi malahan dasar,tujuan dan adanya revolusi itu berlandaskan dan di ilhamkan ole suatu ideology , suatu falsafah, suatu weltanschauung nasional yang revolusioner pula yaitu pancasila.
Para sarjana ilmu politik Indonesia harus dapat menyampaikann ideology Negara itu dalam bentuknya yang murni, dan mengadakan analisa-analisa yang mendalam dan nrmutu ilmiah atas ideology negara kita.

Tidak ada komentar: